Tampilkan postingan dengan label EXPERIENCES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EXPERIENCES. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Agustus 2010

HARI TERAKHIR OSPEK FAKULTAS

Empat bulan persiapan OSPEK Fakultas dilakukan tuk benar-benar bisa menyambut mahasiswa baru dengan baik demi terwujudnya Internalisasi Pendidikan Profetik di Kampus Biru, Kampus Inspiratif FMIPA UNY. Tak terasa waktu cepat berlalu, hari terakhir OSPEK Fakultas pun tiba... Saat upacara penutupan OSPEK Fakultas, sang Koordinator Pemandu memandu seluruh peserta, panitia, jajaran dekanat dan ormawa tuk berdoa bersama. Rasa haru biru pun muncul seketika dalam hati. Air mata mulai menetes perlahan dari mata ini, bukan karena rasa bahagia usainya OSPEK, namun rasa sedih yang mendalam karna banyaknya kekhawatiran dalam hati ini. Khawatir jikalau ukhuwah yang pernah terjalin antar panitia, antar pemandu, antara panitia dengan maba, antar maba, dan antara maba dengan masing-masing pemandunya akan berkurang dan terus berkurang seiring berjalannya waktu setelah OSPEK usai. 
Kekhawatiran akan "Siapa yang akan menjaga maba-ku nantinya??" Itu adalah yang  paling banyak dipikirkan para pemandu. Banyak kekhawatiran pemandu akan lingkungan negatif MIPA yang akan memberikan pengaruh negatif bagi mereka, sehingga apa yang kita ajarkan pada mereka pun berakhir dengan sia-sia. Tema yang kita junjung tinggi "Internalisasi Pendidikan Profetik menuju mahasiswa Bernurani, Cendekia, dan Mandiri" sedikit demi sedikit akan mulai luntur. Namun kekhawatiran yang ada ini mulai terhapus ketika aku tatap kembali wajah-wajah mahasiswa baru.... Wajah mereka mengatakan mereka akan menjaga diri mereka sendiri dan Allah akan selalu menyertai langkah mereka. Mereka akan semakin dewasa belajar dari waktu, karna nantinya waktu yang akan mengajarkan banyak hal bagi mereka. Hanya doa yang bisa para pemandu berikan untuk mereka. Maba FMIPA, selamat berkarya dan berkontribusi untuk Indonesia melalui Kampus Biru, Kampus Inspiratif FMIPA UNY. 
Rencana memberikan sesuatu yang istimewa untuk sang adik maba ini, gagal juga karna misscom. Akhirnya kejutan ultah untuk adikkku ini hanya kita berikan saat kumpul kelompok kepemanduan saja. Semoga ini menjadi semangat bagi yang lain untuk selalu memberi perhatian bagi yang lain. Walau hanya kado dan kue kecil yang bisa diberkan, semoga cukup memberi motivasi untuk adikku ini. DE COULUMB, Semoga ukhuwah kita tak berkurang seiring berjalannya waktu, semoga kebersamaan kita tak berakhir dengan berakrinya OSPEK FMIPA UNY.

DISPLAY ORMAWA UNY, OSPEK UNIVERSITAS 2010

Dalam Rangkaian acara OSPEK Universitas 2010, ada agenda orasi ORMAWA UNY. Ehmm... bingung juga mau ikut BEM atau HIMABIO, karna memang amanah sekarang ada di dua lembaga eksekutif tersebut. Saat Display, beberapa dari kita cukup kecewa dengan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam display ORMAWA UNY karna beberpa dari mereka tidak dapat dikondisikan. Situasi cukup ricuh dan tidak dapat dikondisikan. Bahkan sang ketua MPM pun harus berdiri di atas mimbar untuk mengondisikannya. Banyak aktivis yang urakan, naik di atas kursi tepat di depan mahasiswa baru. Sungguh sangat mengecewakan, aktivis mahasiswa, yang katanya pemuda intelektual profetik ricuh hanya karna ingin tampil di depan mahasiswa baru. Seharusya kalau kita ambil tema profetik, sudah selayaknya kita mengedepankan keteladanan kepada mahasiswa baru.
 
Dalam persipannya pun sang Ketua HIMABIO tak kunjung datang karna agenda kuliahnya, bu sekjend pun tak tau kemana, dan akhirnya aku harus memutuskan untuk ikut di barisan display HIMABIO UNY,tuk temani anak-anak HIMABIO, walaupun sudah berseragam rapi tuk ikut gabung di barisan BEM FMIPA UNY. Saat briefing dengan para ketua ormawa pun harus aku yang ada disana, sungguh baru kurasakan tidak enaknya berkoordinasi dengan para ketua ormawa yang mreka adalah seorang laki-laki sedang aku perempuan sendiri. Ehm... ini memberikan pelajaran yang banyak untukku.     

Rabu, 21 Juli 2010

KURINDU KAU SAHABAT...........



SAHABATKU ........
Tanpa terasa, waktu berlalu begitu cepat,,,
Dua tahun sudah aku berpisah dengan teman-teman SMA,,,,
SMA NEGERI 2 Yogyakarta,,,,
Rasa rindu ini, akhir-akhir ini muncul karena kepenatan yang ada saat ini,,,
Sahabat-sahabatku, aku rindu kalian,,,,

Menatap lembayung di langit Bali
dan kusadari betapa berharga kenanganmu
Di kala jiwaku tak terbatas
bebas berandai memulang waktu

Hingga masih bisa kuraih dirimu
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku
Bilakah diriku berucap maaf
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu
oh cinta

Teman yang terhanyut arus waktu
mekar mendewasa
masih kusimpan suara tawa kita
kembalilah sahabat lawasku
semarakkan keheningan lubuk

Hingga masih bisa kurangkul kalian
sosok yang mengaliri cawan hidupku
Bilakah kita menangis bersama
tegar melawan tempaan semangatmu itu
oh jingga

Hingga masih bisa kujangkau cahaya
senyum yang menyalakan hasrat diriku
Bilakah kuhentikan pasir waktu
tak terbangun dari khayal keajaiban ini
oh mimpi

Andai ada satu cara
tuk kembali menatap agung surya-Mu
Lembayung Bali

^ LYRIC LEMBAYUNG BALI^

Mau Belajar Zoologi??? Ke Zoologi LIPI saja.....


Indonesia terdiri lebih dari 17.500 pulau-pulau yang mana 6.000 diantaranya dihuni, terbentang sepanjang 5.100 Km dari Samudera Hindia hingga Samudera Pasifik dengan total panjang pantai mencapai 81.000 Km (sekitar 14% dari seluruh garis pantai di dunia). Luas seluruh wilayah Indonesia adalah 7,7 juta Km2 yang terdiri dari 1,9 Juta Km2 daratan dan sisanya merupakan lautan. Sekitar 47 ekosistem alami telah teridentifikasi yang memberikan habitat bagi lebih dari 28.000 spesies tanaman, 350.000 spesies hewan dan banyak lagi spesies mikroorganisme. Kekayaan yang sangat besar tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara 'Megadiversity', kemungkinan merupakan terkaya di dunia.
Namun, sampai saat ini mungkin kita bertanya-tanya, mana yang membuktikan bahwa Indonesia itu negara “Biodiversity”, apalagi dikatakan Biodiversity kita, terutama untu fauna Indonesia dikatakan nomor dua setelah Brazil? Bukti itu ternyata ada kawan, salah satunya bisa kita buktikan dengan datang ke Bidang Zoologi dan Botani Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Bukan hal yang mustahil bagi kita untuk bebar-benar melihat secara langsung keanekaragaman tumbuhan dan hewan yang ada di Indonesia.
Pada tanggal 15 Juli 2010, saya diberi kesempatan oleh Allah untuk ikut acara Studi Zoologi di Pusat Studi Zoologi LIPI di Cibinong. Pertama, dari pihak Zoologi LIPI menerangkan tentang sejarah, visi-misi, peranan dan fungsi dari Bidang Zoologi LIPI. Kemudian dilanjutkan diskusi antara bidang zoologi LIPI dengan mahasiswa Jurdik Biologi UNY. Dan terakhir yang paling menyenangkan dan bermakna adalah kunjungan ke beberapa laboratorium zoologi LIPI ini. Dari kunjungan ke beberapa laboratorium ini, kita bisa memahami bagaimana peran LIPI secara real dalam inventarisasi fauna yang ada di Indonesia, mulai dari insecta sampai mamalia. Sungguh menakjubkan, hampir semua spesimen dari fauna Indonesia ada di sini dan tertata sangat rapi.
Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, merupakan lembaga yang mempelopori penelitian dalam keilmuan fauna. Lembaga ini dulu dikenal dengan nama Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) yang didirikan oleh J.C. Koningsberger pada bulan Agustus 1894. Sejak berdirinya sampai dengan tahun 1997, Bidang Zoologi menempati gedung bersejarah di dalam Kebun Raya Bogor, yang secara ilmiah merupakan kebun raya terkenal di dunia. Di dalamnya termasuk pameran umum, yang menyajikan keanekaragaman fauna Indonesia. Sejalan dengan perkembangan ilmu agar kegiatan penelitian dapat ditampung, maka Bidang Zoologi pindah dan menempati gedung baru di Pusat Ilmu Pengetahuan Cibinong (Cibinong Science Centre). Gedung yang diberi nama Widyasatwaloka ini dibangun dengan bantuan dana dari Pemerintah Jepang pada tahun 1997. Sedangkan fasilitas penyimpanan koleksi diadakan dengan bantuan dana GEF/Word Bank dalam rangka peningkatan kualitas dan pengelolaan koleksi ilmiah specimen bertaraf internasional. Demikian juga laboratorium genetika, biologi reproduksi dan nutrisi yang saat ini sudah berstandar dunia. Fasilitas baru ini meningkatkan perkembangan lebih lanjut dari Bidang Zoologi. Jumlah specimen yang dikoleksi untuk menunjang kegiatan penelitian biosistematika, ekologi dan fisiologi meningkat pesat. Bidang Zoologi bertekad untuk menjadi lembaga pelopor yang mampu memberikan informasi ilmiah tentang fauna Indonesia.   
Di Widyasatwaloka ini, ada berbagai laboratorium tempat inventarisasi beberapa fauna Indonesia, dimana di laboratorium ini spesimen fauna disimpan dan dilakukan controlling terhadap ruangan dan spesimen serta tempat penyimpanannya. Di laboratorium ini pula para peneliti LIPI bekerja keras melakukan identifikasi dan aktivitas ilmiah lainnya terhadap spesimen. Laboratorium LIPI antara lain adalah laboratorium burung, ikan, amphibi & reptil, crustaceae, mamalia, malakologi, invertebrata, serangga serta arthropoda. Selain laboratorium dengan penyimpanan spesimen fauna, di Bidang Zoologi ini mempunyai fasilitas dan layanan laboratorium Biosistematik.







Karena Zoologi LIPI memiliki peranan dalam inventarisasi fauna Indonesia, maka semua data fauna Indonesia ada di sini, termasuk taksonomi sampai genetika dari fauna tersebut. Inventarisasi ini sangat berguna bagi masyarakat, terutama yang bersentuhan dengan bidang biologi yang membutuhkan data tersebut. Atas dasar hal ini, LIPI membuka layanan umum penyedia data-data beberapa fauna Indonesia, yaitu Museum Zoologium Bogoriense (MZB) Database. MZB database ini bisa dibuka di website http://ibis.biologi.lipi.go.id/. Bagi masyarakat yang membutuhkan data dari beberpa fauna, untuk diproses lebih lanjut ataupun untuk identifikasi, sample yang akan diidentifikasi harus dibawa langsung ke Bidang Zoologi LIPI untuk dilakukan identifikasi secara mendalam.
Berikut merupakan beberapa jasa layanan Zoologi LIPI :
1.      Analisis DNA.
2.      Analisis Nutrisi.
3.      Analisis ekologi satwa liar.
4.      Identifikasi jenis-jenis fauna Indonesia.
5.      Survei keanekaragaman fauna.
6.      Taksidermi.
7.      Pelatihan (taksonomi, taksidermi, metode survei dan pemantauan fauna, metode koleksi fauna, pengelolaan koleksi spesimen ilmiah fauna berstandar internasional, biologi molekuler, dsb.)
8.      Bimbingan penelitian untuk karya ilmiah (SLTA, mahasiswa S1, S2 dan S3)
9.      Informasi bidang zoologi (keanekaragaman jenis fauna Indonesia, sebaran, ekologi dan fisiologi fauna Indonesia, dsb.).
Dan berikut adalah fasilitias yang terdapat di Bidang Zoologi :
1.      Laboratorium Biosistematika.
    • Ruang Koleksi Kering (Burung, Serangga, Mamalia and Moluska).
    • Ruang Koleksi Basah (Ikan, Reptil, Amfibi, Krustacea dan Avertebrata lain).
  1. Laboratorium Ekologi .
  2. Laboratorium Nutrisi.
  3. Laboratorium Genetika.
  4. Laboratorium Reproduksi.
  5. Laboratorium Penangkaran Satwa Liar.
  6. Ruang Mikroskop.
  7. Studio Fotografi.
Peralatan utama yang ada di laboratorium untuk mendukung aktivitas penelitian di bidang Zoologi antara lain :
1.      SEM (Scanning Electron Microscope)
  1. PCR (Polymerase Chain Reaction)
  2. DNA Sequencer
  3. Spectrophotometre
  4. UV Transsilluminator + MP4 of Polaroid Camera
  5. ELISA
  6. Laparoscopy
  7. Diagnostic Ultra Sound System
  8. AAS (Atomic Absorption Spectrophotometre)
  9. HPLC (High Pressure Liquid Chromatograph)
  10. Hydrolyzing Unit & Solvent Extraction System
  11. Automatic Kjeldahl Protein/Nitrogen Analyzer
  12. Dll.
Selain hal-hal tersebut, Bidang Zoologi LIPI ini memberikan layanan di bidang pendidikan, antara lain bimbingan bagi mahasiswa yang praktek kerja lapangan dan beberapa pelayanan kunjungan atau pengenalan laboratorium Zoologi LIPI seperti yang baru saja kami laksanakan dengan teman-teman Jurdik Biologi. Inilah sedikit gambaran peran dari LIPI yang baru saja saya ketahui setelah kunjungan. Mungkin bagi yang belum pernah melakukan kunjungan secara langsung tidak begitu paham dengan peran langsung LIPI pada masyarakat. So, yukz kita mulai belajar dari LIPI, cobalah menggali sesuatu dari sana, buatlah lembaga-lembaga penelitian di Indonesia ini lebih bermanfaat bagi transfer ilmu antara senior dan junior. Artinya, sudah seharusnya kita lembaga penelitian lebih menjalin komunikasi dengan masyarakat, sehingga masyarakat akan lebih membuka wawasan dan mengerti peran dari lembaga penelitian itu sendiri. Explore your competences............


Yogyakarta, 21 Juli 2010
Riza Sativani Hayati
Sumber : Kunjungan Widyasatwaloka LIPI
               http://www.biologi.lipi.go.id/
               http://ibis.biologi.lipi.go.id/

              

Wisata Pendidikan ?? Kebun Raya Cibodas Saja......


Suatu saat, tepatnya pada tanggal 13-16 Juli 2010, akhirnya Allah memberi kesempatan untuk pertama kalinya melihat Hamparan Kebun Teh yang begitu luas. Serangkaian dengan acara Studi Banding Himpunan Mahasiswa Jurdik Biologi ke ITB, Allah .memberikan kejutan terindah dengan Indahnya Ciptaan-Nya. Kebun Raya Cibodas..... Ehm, Subhanallah Dasyatnya...... Terutama yang paling mengesankan adalah vegetasi yang ada disana. Sebelumnya, saya pernah berkunjung ke Kebun Raya Bogor, Kebun Raya yang sama-sama dikelola oleh LIPI, namun dilihat secara kasat mata, Kebun Raya Cibodas lebih asri, sejuk, dan vegetasinya tertata rapi. Berikut merupakan potret dari Kebun Raya Cibodas.
Kebun Raya Cibodas adalah salah satu dari empat Kebun Raya yang ada di Indonesia yang dikelola oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). Visi dari Kebun Raya Cibodas adalah menjadi salah satu Kebun Raya terbaik di dunia dalam bidang konservasi dan penelitian tumbuhan tropika dataran tinggi basah, pelayanan pendidikan lingkungan, dan pariwisata. Misinya adalah melestarikan tumbuhan tropika dataran tinggi basah, mengembangkan penelitian bidang konservasi dan pendayagunaan tumbuhan tropika dataran tinggi basah, mengembangkan pendidikan lingkungan untuk meningkatkan pengetahuan dan apresiasi masyarakat terhadap arti penting tumbuhan dan lingkungan bagi kehidupan, serta meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.
UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas-LIPI mempunyai tugas melakukan inventarisasi, eksplorasi, koleksi, penanaman, dan pemeliharaan tumbuhan pegunungan khususnya kawasan barat Indonesia yang memiliki nilai ilmu pengetahuan dan potensi ekonomi untuk dikoleksi dalam bentuk kebun botani, serta melakukan pendataan, pendokumentasian, pengembangan, pelayanan jasa dan informasi, pemasyarakatan ilmu pengetahuan di bidang konservasi, introduksi, dan reintroduksi tumbuhan.
Dalam melaksanakan tugas tersebut di atas, UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas-LIPI menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :
a.    Pelayanan, inventarisasi, eksplorasi, konservasi dan reintroduksi jenis tumbuhan dataran tinggi basah khususnya kawasan barat Indonesia yang memiliki nilai ilmu pengetahuan dan potensi ekonomi, pengembangan dan pendokumentasian biodata jenis tumbuhan koleksi yang berkaitan dengan konservasi ex-situ.
b.    Pemberian pelayanan jasa ilmiah, pemasyarakatan ilmu pengetahuan dalam bidang konservasi tumbuhan dan introduksi tumbuhan.
c.    Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.
Di Kebun Raya Cibodas, banyak sekali wahana yang disediakan untuk menikmati vegetasi yang ada di sana, beberapa diantaranya adalah Air Terjun Ciismun, Taman Rhodhodendron, Taman Sakura, Taman Lumut, Taman Paku, dan beberapa taman serta tempat yang didesign dengan vegetasi pohon-pohon besar yang ada.
Bagi dunia pendidikan, apalagi Biologi SMA dan beberapa perguruan tinggi yang memiliki Jurusan Biologi, Ilmu Hayati, ataupun yang serupa, hendaknya menggunakan Kebun Raya sebagai pusat studi belajar, baik dari segi Biodiversity (Keanekaragaman Makhluk Hidup) terutama tumbuhan, Bryophyta (Lumut), Pterydophyta (Paku) ataupun dari segi Botani yang lain. Karena dari pengalaman saya mengunjungi Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas, tampaknya semua vegetasi yang ada disana memiliki potensi untuk digali ilmunya. Terutama pada Taman Lumut dan Taman Paku, siswa ataupun mahasiswa bisa belajar mengenai berbagai macam jenis paku dan lumut. Apalagi Taman Lumut di Kebun Raya Cibodas ini memiliki luas sekitar 1.500 m2 , merupakan taman lumut terbesar di Indonesia. Bahkan Indonesia adalah negara tropik pertama di dunia yang memiliki koleksi lumut outdoor. Di beberapa negara di daerah subtropik (Jerman, Singapura) juga terdapat taman/koleksi lumut, hanya saja karena iklim yang tidak mendukung, kebun tersebut pada umumnya berada di dalam ruangan.
Kebun Raya Cibodas memiliki iklim yang sesuai untuk pertumbuhan berbagai jenis paku-pakuan. Curah hujan dan kelembaban yang tinggi sangat sesuai sebagai habitat paku-pakuan dan kerabatnya. Saat ini Kebun Raya Cibodas telah mengoleksi ± 135 jenis, 24 suku paku-pakuan dan kerabatnya. Koleksi ini tertata dengan baik dalam kebun dan rumah paku Kebun Raya Cibodas. Selain tanaman koleksi di dalam kebun juga tumbuh ± 81 jenis, 22 suku paku-pakuan yang tumbuh liar.
Dari beberapa tanaman koleksi yang bisa dipelajari di Kebun Raya Cibodas adalah tanaman aromatik. Tanaman aromatik yaitu tanaman yang mengeluarkan aroma yang berasal dari minyak Essensial. ”Minyak Essensial adalah campuran senyawa-senyawa yang harum dan mudah menguap”(Oyen dan Nguyen Xuang Dung, 1993). Aroma yang dihasilkan tanaman aromatik diantaranya keluar dari bunga, daun, batang dan akar. Sebagian dari aroma akan lebih terasa jika diremas atau dilukai, misalnya daun Kayu Manis jika diremas akan terasa bau yang menyengat, Kayu Pinus akan terasa harum jika dilukai dan Bunga Melati mengeluarkan aroma setelah hujan turun dan membasahinya. Lain lagi ceritanya bagi tanaman Cestrum nocturnum, bunganya mengeluarkan aroma hanya pada malam hari. Bagi yang pertama kali merasakan aroma tanaman ini tentunya akan merinding karena baunya yang seperti aroma mistis. Potensi koleksi tanaman aromatik yang ada di Kebun Raya Cibodas sebagian sudah diketahui manfaatnya. Bagi masyarakat Indonesia dan Negara lainnya penggunaan tanaman aromatik bukan sesuatu hal yang baru, seperti keharuman dari bunga Michelia champaca telah dimanfaatkan sebagai minyak Parfum yang digunakan sebagai wangi-wangian.
Di Kebun Raya Cibodas selain tanaman-tanaman aromatik yang dikoleksi, banyak juga tanaman–tanaman yang tumbuh liar. Tanaman liar ini bila diperhatikan tentunya tidak kalah menariknya, seperti Houttuynia cordata tanaman terna menahun, melata atau tegak tinggi 20-90 cm, dengan nama daerah Amis-amisan (Jawa Tengah). Tanaman ini mengeluarkan aroma tak sedap seperti amis darah, bila diremas baunya sangat menyengat dan lama menempel di tangan, tanaman ini juga dipercaya berkhasiat sebagai obat asma dan pilek.
Beberapa koleksi tanaman aromatik Kebun Raya Cibodas diantaranya:
~ Backhousia citriodora
~ Litsea cubeba
~ Crinum johnstonii
~ Cinnamomum camphora
~ Cinnamomum burmanni
~ Ilicium anisatum
~ Magnollia candollii
~ Magnolia grandiflora
~ Cestrum nocturnum
~ Melaleuca cajuputi
~ Melaleuca alternifolia
~ Piper aduncum
Selain hal tersebut, pengunjung dapat menikmati indahnya taman-taman yang di design untuk kenyamanan rekreasi pengunjung, diantaranya adalah Taman Sakura dan Taman Rhododendron. Taman Sakura dibangun pada tanggal 16 April 2007. Kawasan ini luasnya 5.000 m2. Jumlah tanaman ini sekitar 400 jenis termasuk dengan tanaman yang masih kecil. Untuk pembungaannya biasanya prunus berbunga dua kali dalam setahun, yaitu antara bulan Januari - Februari dan antara bulan Agustus - September. Jika sedang berbunga akan menjadi sebuah pemandangan yang indah.
Selanjutnya adalah Taman Rhododendron, taman ini dibangun untuk mengakomodasi koleksi jenis-jenis Rhododendron sekaligus sebagai tempat rekreasi karena dirancang dengan nilai estetika yang tinggi sehingga nyaman dilihat. Koleksi yang ada terdiri dari jenis-jenis asli Indonesia, seperti R. javanicum dan R. macgregoriae, jenis-jenis introduksi seperti R. mucronatum dan R. sinense dari Jepang, dan jenis-jenis hibrida. Di tempat ini pengunjung akan menemukan beberapa koleksi bunga Rhododendron dengan susunan warna-warna menarik dan koleksi tanaman jenis Agave dan Aloe yang dilatarbelakangi oleh gemercik air terjun kecil dan air yang melintasi jalan aspal.
Untuk Air Terjun Ciismun, karena keterbatasan waktu dan saat kesana rombongan kami hanya berjalan kaki, jadi saya tidak sempat melihatnya, ehm sayang sakali yach,,, Memang seharusnya kalau mau lebih menjelajahi dan mengenal Kebun Raya Cibodas dan lebih menggali ilmu disana baiknya meliuangkan waktu yang cukup banyak dan bagi yang tidak kuat berjalan, pilihlah prioritas hal yang akan dipelajari atau kalu memungkinkan gunakanlah mobil pribadi. Pesannya, kalau kesana harus benar-benar menjaga kebersihan dan jangan kaget, karena Anda akan dihadapkan oleh berbagai hal yang belum pernah Anda lihat sebelumnya, pohon-pohon dan vegetasi yang jarang di Indonesia pun akan kita jumpai disana. Untuk fasilitas yang disediakan disana antara lain adalah rumah makan dan beberapa mushala. Untuk shalat jangan khawatir, karena di beberapa sudut Kebun Raya ini disediakan mushala, sehingga jika pengunjung bisa berwisata tanpa bingung harus kesana kemari untuk shalat.      
Dari sedikit penjelasan di atas, pasti pembaca, terutama biologist tertarik untuk berkunjung bukan?? Berdasarkan PP. No. : 75 Tahun 2007 Tanggal 10 Desember 2007, terhitung mulai tanggal 1 Januari 2008 harga tiket masuk UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas, LIPI sebagai berikut :
Dewasa dan Anak-anak
:
Rp.   6.000,-
Mobil
:
Rp. 15.500,-
Motor
:
Rp.   2.500,-
Harga tiket tersebut di atas sudah termasuk asuransi. Hari minggu/libur hanya kendaraan roda empat yang bisa masuk ke kawasan Kebun Raya Cibodas. Walaupun, pas saya berkunjung kesana, terlihat beberapa kendaraan roda dua yang kesana kemari... Kasihan juga tuch, rumputnya yang bagus jadi rusak... Untuk berkunjung kesana, sebenarnya cukup murah,,, tapi kalau dari Jogja ya yang mahal onkos transport-nya,,, he3x
Atau kalau teman-teman perlu kerjasama atau keperluan lain yang akan didiskusikan dengan pengelola Kebun Raya Cibodas ini, berikut merupakan Contact Person Kebun Raya Cibodas :
UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas-LIPI
PO. Box. 19 Sdl. Sindanglaya Cipanas Cianjur 43253
Telp. 0263-512233, 520448, 520467 Fax. 0263-512233
Atau teman-teman dapat menghubungi Kebun Raya Cibodas melalui email jasinkrc@yahoo.com atau melalui formulir yang disediakan di website-nya UPT Balai Konservasi Kebun Raya Cibodas yaitu http://www.krcibodas.lipi.go.id/.
Semoga teman-teman memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Kebun Raya Cibodas yach... Amin...

21 Juli 2010
Riza Sativani Hayati
Sumber : Pengalaman Pribadi & beberapa informasi dari www.krcibodas.lipi.go.id