Jumat, 01 Juli 2011

MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO BIOTEKNOLOGI




GARIS-GARIS BESAR ISI MEDIA (GBIM) PROGRAM AUDIO PENDIDIKAN

Jenjang pendidikan       : Sekolah Menengah Pertama
Kelas                           : IX
Semester                      : 1
Mata Pelajaran             : IPA
Standar Kompetensi     : 2.  Memahami kelangsungan hidup makhluk hidup 

Lembar 1 Peta Kompetensi dan Kebutuhan Media Audio
No.
Kompetensi Dasar
Indikator
Materi Pokok
Topik Prioritas
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
1.
2.4  Mendeskripsikan  penerapan bioteknologi dalam mendukung kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan

2.4.1   Menjelaskan pengertian Bioteknologi
2.4.2   Menyebutkan contoh produk makanan hasil bioteknologi
2.4.3   Mendeskripsikan proses pembuatan produk bioteknologi dalam bidang pangan

1.      Pengertian Bioteknologi
2.      Produk-produk Bioteknologi dalam Bidang pangan
3.      Proses pembuatan produk bioteknologi

Produk bioteknologi dan proses pembuatannya : Tempe, Yogurt, dan Semangka tanpa Biji

Lembar 2 GBIM
No.
Kompetensi Media Audio
Indikator Media Audio
Rincian Materi Media Audio
Judul Media Audio
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
1.
2.5  Mendeskripsikan  penerapan bioteknologi dalam mendukung kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan

2.5.1   Menjelaskan pengertian Bioteknologi
2.5.2   Menyebutkan contoh produk makanan hasil bioteknologi
2.5.3   Mendeskripsikan proses pembuatan produk bioteknologi dalam bidang pangan

4.      Pengertian Bioteknologi
5.      Produk-produk Bioteknologi dalam Bidang pangan
6.      Proses pembuatan produk bioteknologi

Aplikasi Bioteknologi dalam Bidang Pangan

 

NASKAH AUDIO
BIOTEKNOLOGI

Narator
:
Pada hari Minggu pukul 08.00 WIB, sebuah keluarga kecil yang terdiri atas ayah, ibu, dan 3 orang anaknya akan melakukan sarapan pagi.
Ibu
:
Lintang, Ikal, Alin ayo sarapan dulu ! (sambil berteriak)
Ayah, ayo kita sarapan dulu, menyiram tanamannya dilanjutkan nanti saja ....
Lintang, Ikal, Alin
:
Iya Bu ....
Ayah
:
Ayo anak-anak, kita makan ....
Alin
:
Hari ini menu kita apa Bu ?
Ikal
:
Sudah... Makan saja tidak usah banyak bertanya ....
Alin
:
Uh...kak ikal, aku kan Cuma ingin tahu
Ibu
:
Sudah-sudah, ga usah bertengkar...ayo segera duduk di meja makan
(Semua anggota keluarga duduk di meja makan, dan bersiap untuk makan)
Ibu
:
Ayo berdoa dulu...
FX
:
Musik Pengiring
Alin     
:
Kak Lintang, Tempe itu enakan yach... Cara membuat tempe gimana sih? Tadi lihat ibu sebelum memasak kok warna tempenya putih, terus kalau dipegang kok terasa hangat ya ?
Ikal
:
Tempe itu dibuat dari kedelai. Setahu kakak sih, dibuatnya dengan diinjak-injak.
Alin
:
Wah, jorok dong !! 
Ikal
:
Emang...Ya sudah, kamu nggak usah makan tempe aja, buat kakak aja sini ... (rebutan tempe)
Ayah
:
Sudah-sudah....  tidak usah bertengkar, tempe ayah masih ada, ayo yang mau silahkan diambil saja.
Alin
:
Terima Kasih yah...
Ayah
:
Apa yang dikatakan Ikal tentang pembuatan tempe sudah benar, tapi tidak sepenuhnya seperti itu alin, jadi tenang saja, tidak sejorok yang kamu bayangkan kok. Jadi begini pertama bahan baku tempe berupa kedelai dicuci bersih, Lalu direbus hingga kulit yang melapisi kedelai mengelupas, kemudian ketika kedelai sudah matang, kedelai diangkat dan ditiriskan hingga dingin, baru ditaburi dengan ragi. Setelah itu, diaduk dengan alat atau diinjak-injak kemudian dibentuk dengan memasukkannnya dalam plastik atau daun Pemanenan setelah didiamkan selama 1-2 hari.
Ikal
:
O... Gitu ya Yah... Tapi ragi itu apa Yah ?
Ayah
:
Ragi sebenarnya adalah jamur yang membuat butiran kedelai dapat menyatu membentuk tempe. Nah sebenarnya yang kamu liat putih dipermukaan tempe adalah jamur
Alin
:
Jamur ? Setahu Alin, jamur itu besar berbentuk payung atau telinga yang biasanya melekat di pohon kan Yah ?
Ayah
:
Iya Benar... Itu juga jamur, tapi ragi ini adalah jamur yang berukururan kecil.
Ikal
:
Emang jamurnya tidak berbahaya ya Yah ?
Ayah
:
Tidak.... Tenang saja jamur ini tidak berbahaya. Nama jamurnya ayah kurang tau, kak Lintang mungkin lebih tahu, karena di SMA mungkin sudah diajarkan.
Lintang
:
Iya, sudah yah... Kalau tidak salah nama jamurnya adalah Rhizopus oligosporus atau Rhizopus
Alin
:
Oh ya kak lintang, memangnya si jamur Rhizopus oligoporus punya apa? Kok bisa menyatukan butiran-butiran kedelai??
Lintang
:
Alin cantik...Rhizopus punya sesuatu serupa akar tanaman, namanya miselium..
Alin
:
Miselium??
Lintang
:
Iya alin...miselium itu berbentuk panjang dan tumbuh semakin banyak yang akhirnya bisa menyatukan butiran kedelai.
Alin
:
Ooo..jadi begitu. Alin jadi tahu...
Ibu
:
Wah, anak ibu pintar. Ayo makannya dilanjutkan dulu
Ayah
:
Benar kata Ibu, ayo kita lanjutkan makannya. Ngobrolnya disambung nanti lagi.
Alin,ikal dan lintang
:
iya ayah, ibu... (mereka bersama-sama melanjutkan makan)
Ibu
:
anak-anak jangan lupa susu dan buahnya dimakan dulu setelah selesai makan.
Alin
:
Kenapa kita harus minum susu dan makan buah, Bu?
Ibu
:
Karena susu dan buah baik untuk tubuh kita, sayang..
Ikal
:
Bu, kok susu yang saya minum rasanya sedikit asam? Kok berbeda dengan yang kemarin diminum, rasanya hanya manis
Lintang
:
Itu bukan susu kal. Itu namanya yoghurt. Wajar saja rasanya asam karena itu hasil fermentasi.
Alin
:
Fermentasi itu apa, Kak?
Ikal
:
Aku taunya permen Kak, bukan fermen...
Alin
:
Iih...kak ikal bercanda aja sih
Ikal
:
Ye...kakak kan cuma menebak..
Lintang
:
bukan permen tapi fermentasi, ikal. contohnya singkong menjadi tape karena proses fermentasi, begitu pula dengan kacang kedelai menjadi tempe. Yogurt hasil fermentasi dari susu. Susu yang telah diberi rasa misalnya rasa strawberry, mangga atau melon,  kemudian diberi bakteri Lactobacillus casei kemudian didiamkan sampai terfermentasi sempurna. Dan akhirnya dikemas seperti yang kita minum ini.
Ibu
:
Sudah.... Sudah.... Kok malah cerita lagi.. Ayo kita makan lagi...
FX
:
Musik Pengiring
Narator
:
Akhirnya mereka melanjutkan makan lagi. Setelah makan selesai, mereka beranjak dari ruang makan untuk menyiram tanaman, membantu Ayah mereka. Tapi tiba-tiba Ibu memanggil dengan suara kencang.
Ibu
:
Ayah, Anak-anak... Ini buahnya dimakan dulu, sudah ibu iris.
Ayah
:
Oh.. Iya, Ayo anak-anak kesini dulu, kita makan buahnya dulu.
Anak-Anak
:
Buah apa Bu ?
Ibu
:
Semangka
Alin
:
Ehm,,, Enak. Tapi kok tidak ada  bijinya Bu ? Semangka yang dijual di sekolah kok ada bijinya ya Bu ?
Ikal
:
Kan lebih enak tidak pakai biji, jadi lebih gampang dimakan... Tapi ngomong-ngomong bijinya kemana Bu ? Ibu mengambilnya satu persatu ?
Ibu      
:
Tentu saja tidak. ikal. Mana mungkin ibu mengambilnya satu persatu, bisa makan waktu seharian.
Ikal
:
Ah...ibu bisa aja.
Ibu
:
Ibu membeli semangka tanpa biji itu di supermarket depan rumah.
Lintang
:
Oh... Itu sih hasil dari tanaman transgenik.
Alin & Ikal
:
Transgenik itu apa Kak ?
Lintang
:
Tanaman yang dihasilkan dari hasil rekayasa genetika, jadi sifat tanaman yang menghasilkan biji dihilangkan.
Ikal
:
Caranya pake rekayasa genetika ? Apa itu ?
Lintang
:
Itu sih aku tahu dari guruku, di bab Bioteknologi. Bioteknologi itu dari kata Bio dan Teknologi. Bio artinya makhluk hidup sedangkan teknologi adalah alat untuk mempermudah kehidupan manusia.
Alin
:
Berarti mempermudah manusia dari makhluk hidup dong ? Hubungannya dengan semangka tanpa biji apa ?
Lintang
:
Begini Alin, jadi semangka tanpa biji itu adalah hasil dari bioteknologi. Semangka itu makhluk hidup dan teknologinya yang digunakan untuk menghasilkan semangka tanpa biji dengan rekayasa genetika. Jadi Bioteknologi itu adalah pemanfaatan makhluk hidup seperti organisme, mikroorganisme, substansi biologi ataupun proses biologi untuk menghasilkan produk yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia.
Alin & Ikal
:
O.... Begitu yach
Ikal
:
Trus rekayasa genetikanya gimana tuch ?
Lintang
:
Gampangnya, Rekayasa itu memanipulasi. Genetika itu adalah sifat yang dibawa oleh makhluk hidup, contoh buah manis dan besar itu adalah sifat semangka. Jadi rekayasa genetika adalah suatu proses yang digunakan untuk memanipulasi sifat yang ada pada makhluk hidup. Contohnya tadi semangka yang memiliki sifat berbiji, kemudian sifat itu dihilangkan sehingga dihasilkan semangka tanpa biji. Paham ?
Alin & Ikal  
:
O... Paham-paham
Lintang
:
Siip Lah... Jadi tempe, yogurt, dan semangka tanpa biji adalah produk-produk bioteknologi. Contoh lain ada roti yang dalam pembuatannnya menggunakan ragi atau jamur berupa Saccaromyces sp agar dapat mengembang. Kemudian ada lagi, tape yang dalam pembuatannnya digunakan ragi Saccaromyces cereviseae sehingga diahasilkan  panas dari proses tersebut seperti layaknya pada tempe yang terasa panas setelah jadi.
Ayah
:
Iya, Kakak yang Baik. Alin dan Ikal sudah paham kan ? Nah, contohlah kak Lintang yang dia pintar karena rajin membaca buku. Tapi itu saja sebenarnya tidak cukup, berita tentang bioteknologi juga bisa kita dapatkan dari surat kabar, televisi, dan media lain.
Alin & Ikal
:
Ok Yah....
Ayah   
:
Nah, kalau sudah, mari bantu ayah menyiram bunga dan membersihkan taman di halaman depan
Narator
:
Mereka akhirnya melanjutkan pekerjaan menyiram bunga dan membersihkan taman di halaman depan 

Narator:
Nah dari pecakapan singkat di atas, maka dapat kita dapat mengetahui bahwa bioteknologi sangat bermanfaat bagi manusia. Bioteknologi adalah .......Proses ...... Produk .......




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tulis Komentar !!!